Kelas Bunsay Level 1 Day3 Fara Noor Aziza

3 06 2017

Hari ketiga Tantangan : Komunikasi Produktif Pada Anak (Mengendalikan Emosi)

Sudah hari ketiga Alhamdulillahi robbil alamin. Bismillah

Perubahan yang saya lakukan di Hari ke – 3

Sebenernya cerita kali ini bukan tentang perubahan yang saya lakukan. Tapi perubahan anak anak yang saya rasakan.

Di hari ke 1 dan hari ke 2, sebenerya bukan cuma 1 kejadian tiap hari, mungkin ada beberapa kejadian, yang saya tuliskan cuma 1, biar ga terlalu panjang.. 🙂

Dari 2 hari ini, 2 X 24 jam yang lalu, saya mencoba untuk mengendalikan emosi, saya merasa ada 1 hal yang berubah dari Mas Akhtar.

Mas Akhtar mau dicium pipi sama Bunda nya, hiks hiks terharu

Saya merasa selama ini, anak anak dekat sekali dengan saya. karena saya stay at home mom, tanpa dibantu ART. Yang perlu digaris bawahi lagi, saya merasa. Jadi saya merasa anak anak nyaman nyaman aja dengan saya. Kami banyak tertawa bareng, berkegiatan bersama (karena 2 minggu terakhir ini saya menerapkan NO tv, dan NO gadget, sama sekali ke anak), jadi nya saya mendampingi, berkegiatan terus bersama anak anak.

Nah, kalo adek Abbas, selama ini, seneng banget dicium pipi. Mas Akhtar, nolak sama sekali. Saya biarkan memang, saya ditolak, saya tidak memaksa untuk cium pipi mas Akhtar. Saya tunggu dia memberikan pipinya sendiri untuk dicium bunda nya. Halah.. 🙂

Nah tadi pagi ni, saya secara ga sengaja, nyoba cium pipi mas Akhtar. Eh, boleh, subhanallah. Saya cium sampe 3-4 kali masing masing pipi. Eh, Akhtar nya malah ketawa seneng. Terharuuu huhuhuhu.

Saya ga tau apakah ini karena saya tidak marah sama sekali ke anak, atau ada penyebab yang lain. Evaluasi saya, mas Akhtar merasa lebih nyaman dengan Bunda, yang sekarang ini. Terharu, huhuhu…

Hal menarik yang ada hari ini

Tentang hal yang menarik, saya ceritakan kejadian, yang sebelumnya bisa bikin saya marah, tapi alhamdulillah saya bisa kontrol emosi saya. Marah disini, maksutnya marah sekecil apapun. Karena saya juga, merasa, belum pernah marah yang besar ke anak. Marah kecil aja, ternyata bisa berpengaruh besar ke anak.

Pagi ini saya dan suami, saur. Karena bulan ini adalah bulan puasa Ramadhan. Anak anak belum belajar bangun saur. Jadi mereka, tetap makan 3 kali sehari. Semoga tahun depan bisa dilatih kenal bulan puasa. 😀

Nah ditengah kami berdua Saur, Mas Akhtar bangun, minta pipis.

Udah ditemenin pipis, biasa nya, langsung balik tidur, ini enggak, minta makan roti martabak keju, setelah nya minta bermain di luar rumah, minta keliling naik motor, jalan jalan.

Biasanya, case seperti ini, dikasih sedikit emosi aja. Jebret, langsung nurut mas Akhtar, naik ke atas, tidur. Tapi kali ini enggak, saya ikuti kemauan nya, selama itu biasa dan normal untuk anak anak. Saya temanin dia berkegiatan di pagi buta. Selesai subuh sampai jam 06.00 pagi. Setelah nya, mas akhtar ngantuk ngantuk sendiri, dan minta tidur lagi.

Alhamdulillah kegiatan pagi ini selesai sesuai dengan keinginan mas Akhtar. Bukan selesai sesuai dengan keinginan saya, yang biasa nya saya bisa paksakan dengan sedikit bumbu emosi. 😀

Pagi tadi ngantuk ga saya nya? Ngantuk banget sebenernya. Saya izin ke mas Akhtar. Bunda bobo 10 menit sebentar, ditugguin. 🙂 Saya cuci muka, saya melakukannya dengan sadar dan ikhlas. Gimana cara nya, yang penting saya ga emosi aja. 🙂 Alhamdulillah, bisa. Dan saya merasa pagi ini, indah banget buat saya.

Doakan saya istiqomah ya teman teman. Aamiin..

This is it. Level 1 day 3

#level1
#day3
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: