Jangan pernah menangis

22 11 2009

Peristiwa ini,
setelah aku menangis tadi
tadi pagi

ada satu yang menarik,
otak dan hati tak lagi beradu,
mereka kompak,
musyawarah,
rapat kerja,
susun rencana,
menambal lubang tembok air mata,

“o iya, aku ingat, mandi”
“mandi, air mata bisa reda”,
“ayo ayo lekas mandi”
otak kasih saran,

“sepagi ini” kataku,
mencoba mengingat
terakhir kali mandi pagi

karena air tak kunjung habis,
lubang butuh tambalan,
aku ikut saran otak,
mandi,
dingin, dingin,
dingin, dingin,

berhasil,
otak ku memang hebat,
siapa dulu, otak ku,

tapi kenapa cuma setengah,
setengah lubang yang berhasil ditambal,
suara hugh hugh juga tak jua hilang

hati angkat bicara,
“pake air minum”
“dulu seingatku,
minum, air mata bisa reda”

ok, kata ku,
ta ada salah dicoba,
satu gelas, dua gelas,
tiga gelas, empat gelas,
setelah kuhitung ternyata semua 10 gelas,

jadilah pagi itu,
aku menangis,
aku menggigil kedinginan,
perut sebah kekenyangan

aku perintah keras keras,
hati dan otak mencatat

ingat,
jangan pernah menangis lagi,
atau,
kalau memang perlu menangis,
jangan di pagi hari

Iklan

Aksi

Information

2 responses

25 11 2009
marlindia

jangan di pagi hari..palagi kalo harus buru2 pergi ngantor.. 😀
nice writing sist

25 11 2009
fara noor aziza

makasi, berarti pas hari libur aja ya ukh, yang ndak pake acara ke kantor 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: