Aliran rasa level 4

30 09 2017

Mengamati gaya brlajar anak, penting banget. Kita mengenali dulu, type anak kita seperti apa. Baru kita berikan simulasi yang sesuai dengan gaya belajar nya.

Karena simulasi untuk anak yang kinestetik dan yang visual, pasti akan berbeda jauh.

Terima kasih bunda sayang yang telah memberikan tugas untuk mengamati gaya belajar anak.

Iklan




Kelas Bunsay Level 4, Day 12

18 09 2017

Hari ini adek abbas, berulang ulang menyanyikam lagu

Satu satu aku sayang ibu

Dua dua juga sayang aya

Tiga tiga sayang adek kakak

Satu dua tiga sayang semua nya

Padahal baru pagi tadi diajarin bunda nyanyi lagu tadi.

Kebiasaan saya, memang, saat antar dan jemput anak anak pake motor, saya sembari menyanyikan lagi anak anak atau mengulang surat surat pendek.

Alhamdulillah bisa memudahkan anak anak, untuk memahami sesuatu





Kelas Bunsay Level 4, Day 11

17 09 2017

Hari ke sebelas.

Hari ini kami, menjenguk tetangga yang baru saja melahirkan anak kedua.

Berdua sama mas akhtar, adek di rumah sama Abi.

Di rumah tetangga, alhamdulillah, tingkah laku mas akhtar, teratur dan sopan. Di awal saya memang sudah berbicara sama mas akhtar.

Kalo di rumah, mas akhtar, boleh main dan pegang apa aja. Kalo di rumah orang, kita harus izin dengan yang punya rumah.

Kita mau lihat adek, kalo mau pegang adek, boleh, tapi tetap harus izin ke orang tua nya.

Alhamdulillah, aman, mas akhtar datang mengucap salam. Karena tetangga rumah yang sering lihat, jadi lebih nyaman mas akhtar ikut sama bunda sore ini.





Kelas Bunsay Level 4, Day 10

16 09 2017

Hari ini, bunda nya ikut wisuda matrikulasi batch 4.

Anak anak sama Abi nya di rumah. Acara ditinggal bunda seperti ini, bisa jadi bonding anak anak ke Abi nya.

Pulang dari matrikulasi, kami pergi ke toko buku, beli buku mewarnai.

Anak anak pilih sendiri

Mas Akhtar pilih buku tempel stiker bergambar.

Adek Abbas pilih buku mewarnai.

Sampai nya di rumah, mas akhtar, langsung menyelesaikan 4 stiker bergambar ukuran A5.

Adek malah main mobil mobilan





Kelas Bunsay Level 4, Day 9

15 09 2017

Hari ini kegiatan anak anak, selepas pulang sekolah full main fisik.

Dari mulai main ditaman sama teman teman sekomplek, naik sepeda, main narik mobil, lari larian, dkk.

Setiap jumat sore, memang saya perbolehkan, main outdoor yang agak lama. Karena bisa beristirahat hari sabtu dan minggu.

Kinestetik anak anak benar benar terasah kalau main outdoor. Adik yang biasa nya malu malu, kalo main jumat sore, lebih lepas. Lari, naik sepeda, main kemana aja.

Buku yang bunda pesan tentang gaya belajar anak sudah datang, target besok pagi dibaca, sekaligus, merumuskan gaya belajar anak.





Kelas Bunsay Level 4, Day 8

14 09 2017

Hari kedelapan

Hari ini kami sepulang sekolah, kami maen mobil mobil, di taman, sekalian sosialisasi dengan teman teman sebaya tetangga rumah.

Akhtar, sudah mulai berani bercerita ke orang lain, yang dia nyaman.

Begitu keluar rumah, ada Bu Lita, tetangga sebrang rumah. Tau tau akhtar deket, dan bilang : Bu Lita, kemaren aku abis disuntik.

Oooo disuntik, jawab bu lita.

Bu Lita nya juga kaget. Kok akhtar berani cerita, biasa nya masih malu malu. Sekarang alhamdulillah sudah mulai jadi pemberani.

#sosialisasi anak anak





Kelas Bunsay Level 4, Day 7

13 09 2017

Hati ini, agenda belajar kami adalah nonton via laptop.

Screentime nya anak anak, diperbolehkan nonton laptop, ditemani dengan Bunda atau Abi.

Seminggu, mungkin intensitas nya bisa 3 kali. Yang kita tonton adalah Tuan Peabody and Sherman Show yang asli.

Peabody and Sherman, ini serial tivi di Dreamwork Junior, anak anak nonton serial tivi nya di televisi, dalam bahasa indonesia. Kami ada tivi cable di rumah, dan hanya nonton channel Dreamwork junior.

Untuk nonton di laptop, menggunakan film yang berbahasa Inggris. Film ini sedikit banyak mempengaruhi kemampuan berbahasa inggris anak anak.

Seperti, kaget surprise ada hal yang baru. Kadang Akhtar spontan bilang, Whats that?

Atau ketinggalan jalan dibelakang saya, Wait for me.

Atau kalo saya tidak mendengar atau pura oura tidak mendengar. I cant hear you, bunda..

Padahal kami tidak pernah secara sengaja mengajarkan kalimat kalimat tersebut.

Alhamdulillah sedikit banyak kecerdasan linguistik nya terasah